Jasa Pembuatan Website Pesantren, Madrasah, Yayasan, dan Masjid: Pendaftaran Santri, Donasi yang Transparan, Aman dari Judi Online

Jasa pembuatan website pesantren, madrasah, yayasan, dan masjid: pendaftaran santri via formulir, donasi sesuai aturan, laporan terbuka, aman dari judi online.

Mulai membaca
Potret Dicky Ibrohim dengan teks “Jasa Pembuatan Website Pesantren, Madrasah, Yayasan, dan Masjid. Pendaftaran Santri, Donasi Transparan, Aman dari Judi Online.”

Jasa pembuatan website pesantren ini membuat website pesantren, madrasah, yayasan, dan masjid yang mengerjakan tiga hal dengan benar. Pertama, pendaftaran santri lewat formulir dengan persetujuan orang tua. Kedua, halaman donasi yang memisahkan infak, wakaf uang, dan zakat sesuai aturannya masing-masing. Ketiga, laporan penggunaan dana yang pengurus perbarui sendiri. Semuanya diamankan terhadap penyusupan judi online yang sering menimpa situs lembaga. Semua itu saya kerjakan sendiri dari Jakarta, sebagai website engineer dan technical lead.

Website ini untuk pondok pesantren, madrasah, yayasan pendidikan dan sosial, dan masjid, baik berdiri sendiri maupun dalam satu yayasan. Sistem informasi akademik dan payment gateway bukan bagian bawaan; bila lembaga sudah memakainya, website menautkannya. Untuk sekolah umum, saya menulis artikel terpisah.

Ringkasnya

  • Pendaftaran santri lewat formulir yang meminta data secukupnya, dengan persetujuan orang tua, diteruskan ke email panitia.
  • Halaman donasi memisahkan infak, wakaf uang, dan zakat, menyediakan tempat untuk nomor izin pengumpulan sumbangan, dan memuat laporan yang diperbarui sendiri.
  • Domain ponpes.id, sch.id, atau or.id atas nama lembaga, dibantu pengurusan dokumennya.
  • Diamankan terhadap penyusupan judi online, dengan garansi pembersihan malware gratis 3 bulan.
  • Dibayar sekali, dan sesudahnya tinggal domain serta server bila dipilih. Berita, jadwal, dan laporan diperbarui staf atau santri yang ditunjuk.
  • Langkah pertama: ceritakan lembaga Anda lewat formulir di beranda.

Kenapa website lembaga keagamaan sering disusupi judi online, dan apa artinya bagi pengurus?

Website lembaga keagamaan dan pendidikan menjadi sasaran penyusup karena domainnya dipercaya Google dan jarang dipantau. Pada Juli 2024, Polres Jakarta Barat membongkar sindikat yang meretas 855 situs pemerintah dan kampus, lalu menyewakan subdomainnya kepada bandar judi dengan tarif Rp3 sampai 20 juta per hari. Situs pesantren dan masjid yang dibuat dengan template lama dan tidak pernah diperbarui adalah pintu yang sama.

Bagi pengurus, akibatnya bukan sekadar teknis: nama pesantren muncul di hasil pencarian judi, donatur ragu, dan wali santri bertanya. Karena itu pengamanan dan garansi pembersihan saya letakkan di depan, bukan sebagai catatan kaki.

Pendaftaran santri lewat formulir: cukup, dan sesuai aturan data anak

Formulir pendaftaran di website pesantren yang saya buat meminta data santri dan wali secukupnya untuk tahap awal: nama, tanggal lahir, asal sekolah, nama dan kontak wali, serta program yang dipilih. Isian diteruskan ke email panitia, dan wali yang ingin bertanya menekan tombol WhatsApp panitia. Dokumen seperti akta kelahiran dan kartu keluarga dikumpulkan di tahap berikutnya, bukan diunggah ke website.

Data anak adalah data pribadi yang pemrosesannya diatur khusus: UU 27/2022 Pasal 25 mewajibkan persetujuan orang tua atau wali. Formulir yang saya buat memuat centang persetujuan itu dan penjelasan singkat untuk apa data dipakai.

Alur ini lebih murah, lebih aman, dan sesuai kebiasaan wali santri yang hampir selalu ingin bertanya lewat WhatsApp sebelum mendaftar. Sistem pendaftaran dengan akun dan pembayaran daring baru layak kalau panitia sudah punya minimal satu admin dan pendaftar memang tidak lagi tertangani lewat formulir dan chat. Sistem seperti itu lebih mahal dibangun dan dirawat, jadi jangan terburu-buru.

Pesantren sendiri wajib terdaftar: UU 18/2019 Pasal 6 mewajibkan pesantren mendaftar kepada Menteri Agama untuk memperoleh izin terdaftar. Nomor statistik pesantren atau madrasah yang tampil di website membantu wali memastikan lembaganya resmi.

Halaman donasi dan wakaf: memisahkan infak, wakaf uang, dan zakat

Halaman donasi di website yayasan dan masjid yang saya buat memisahkan tiga hal yang aturannya berbeda. Infak dan sedekah masuk rezim pengumpulan uang atau barang. UU 9/1961 mewajibkan izin, dengan pengecualian untuk pengumpulan yang diwajibkan hukum agama atau di lingkungan terbatas, dan Permensos 8/2021 Pasal 4 mengecualikan pengumpulan di dalam tempat peribadatan.

Permensos yang sama di Pasal 10 menghitung rekening bank, layanan daring, aplikasi, uang elektronik, dan media sosial sebagai cara pengumpulan. Bila yayasan menggalang dana publik luas lewat website, izin dari Menteri Sosial, gubernur, atau bupati sesuai jangkauannya menjadi relevan, dan Pasal 25 mewajibkan laporan hasil dan penyalurannya.

Wakaf uang berbeda lagi: UU 41/2004 Pasal 28 menetapkan wakaf uang dilakukan melalui lembaga keuangan syariah yang ditunjuk Menteri, dengan sertifikat wakaf uang. Zakat hanya boleh dikelola BAZNAS, LAZ berizin, atau unit pengumpul zakat; UU 23/2011 Pasal 38 melarang bertindak sebagai amil tanpa izin. Halaman donasi yang saya buat menyediakan blok terpisah untuk ketiganya, tempat untuk nomor izin dan status LAZ atau UPZ bila ada, rekening atas nama lembaga, dan kode QRIS. Pengurus yang memastikan rezim mana yang berlaku; saya bukan konsultan hukum.

Laporan penggunaan dana diperbarui pengurus lewat panel, per bulan atau per program. Permensos 8/2024 bahkan meminta pemohon izin menampilkan profil kelembagaan di laman publikasi: sejarah, pengurus, kegiatan, alamat, dan telepon. Terlepas dari kewajiban, laporan yang terbuka adalah alasan paling kuat donatur memberi lagi.

Halaman apa saja yang perlu ada di website pesantren, madrasah, yayasan, dan masjid?

  • Profil: sejarah, visi, pengasuh atau ketua yayasan, pengurus, legalitas (akta yayasan, izin terdaftar, nomor statistik).
  • Program: pendidikan formal dan kitab, tahfiz, kegiatan santri, jadwal harian; untuk masjid, jadwal salat, kajian, dan kegiatan.
  • Pendaftaran: syarat, jadwal, biaya bila lembaga memilih menampilkannya, dan formulir.
  • Donasi dan wakaf: peruntukan, rekening, QRIS, izin, dan laporan.
  • Berita dan galeri: diperbarui staf atau santri yang ditunjuk lewat panel.
  • Tanya jawab: bisa kunjungan wali kapan, bagaimana komunikasi dengan santri, bagaimana menyalurkan zakat.
  • Kontak: alamat, peta, WhatsApp panitia dan kantor.

Yayasan yang menaungi pesantren, madrasah, dan masjid sekaligus mendapat satu website dengan bagian per unit, atau satu domain dengan subdomain per unit, mengikuti cara yayasan mengelolanya.

Domain ponpes.id, sch.id, atau or.id atas nama lembaga

Website yang saya buat memakai domain Indonesia yang sesuai jenis lembaga: ponpes.id untuk pesantren, sch.id untuk madrasah dan sekolah, dan or.id untuk yayasan dan masjid. Masing-masing memerlukan dokumen, misalnya surat referensi pimpinan pondok untuk ponpes.id atau akta notaris untuk or.id, seperti dirangkum panduan registrar. Domain didaftarkan atas nama lembaga, bukan atas nama saya atau pengurus perorangan, supaya pergantian pengurus tidak membuat domain hilang.

Ditemukan oleh wali santri dan jemaah di Google dan jawaban AI

Website yang saya buat disusun supaya ditemukan untuk pencarian seperti "pesantren tahfiz di Bogor" atau "jadwal kajian masjid Tebet". Isinya juga disiapkan agar dikutip dengan benar oleh AI Overviews, ChatGPT, dan Perplexity ketika wali bertanya kepada mesin. Data lembaga diselaraskan dengan Google Business Profile. Berita dan artikel yang ditulis santri atau staf lewat panel menjadi pintu masuk tambahan.

Kecepatannya ditargetkan lolos Core Web Vitals di HP, karena wali santri di daerah sering membuka website dari jaringan seluler yang lambat; foto kegiatan yang diunggah dirapikan otomatis. Pendekatan yang sama dipakai di situs ini, dengan hasil skor Lighthouse mobile 94 pada 12 Oktober 2026. Saat pengumuman penerimaan santri dibuka, website tetap terbuka meski ribuan wali mengaksesnya bersamaan.

Pelacakan: biasanya tidak perlu

Lembaga keagamaan jarang beriklan, dan website yang saya buat berjalan penuh tanpa pelacakan. Bila yayasan memilih beriklan untuk program tertentu, pelacakan bisa dipasang dari akun lembaga dan hanya aktif setelah pengunjung menyetujuinya, tanpa pernah mengirim isi formulir pendaftaran ke platform iklan.

Aman dari malware dan judi online, dengan garansi pembersihan gratis 3 bulan

Website pesantren dan masjid yang saya buat memakai standar pengamanan yang sama dengan situs ini. Situs ini memperoleh nilai A+ di securityheaders.com dan Mozilla HTTP Observatory pada 12 Oktober 2026, dan pengurus bisa mengujinya dengan alat yang sama. Tekniknya sengaja tidak saya tulis di halaman publik agar tidak menjadi petunjuk bagi penyusup.

Website lembaga yang disusupi bisa menampilkan iklan judi atas nama pesantren, dan untuk lembaga keagamaan itu luka yang lama sembuhnya. Website lembaga Anda karena itu disertai garansi pembersihan malware gratis 3 bulan sejak tayang, yang tercantum di bukti pembayaran; paket lain memberi 1 sampai 6 bulan. Dalam masa garansi pembersihan dikerjakan tanpa biaya tambahan bagi kas lembaga: kode berbahaya dihapus, berkas website dipulihkan dari cadangan terakhir, dan celah masuk yang ditemukan pada website yang saya serahkan ditutup.

Setelah masa garansi, pembersihan ditagih sebagai pekerjaan terpisah, dan kasus berat bisa memakan biaya puluhan juta rupiah, angka yang berat untuk kas yayasan.

Garansi ini berisi pembersihan oleh saya, bukan pembayaran ganti rugi. Yang tidak dicakup: kelalaian admin seperti kata sandi yang dibagikan ke banyak orang, perubahan oleh pihak lain, gangguan di sisi penyedia server atau domain yang dipilih lembaga, dan komponen yang usang setelah masa garansi berakhir tanpa diperpanjang. Ketentuan lengkapnya ada di halaman ketentuan; dasarnya pengalaman saya membersihkan website yang kena malware, termasuk situs lembaga yang disusupi judi online.

Biaya: dibayar sekali, ringan untuk kas lembaga

Website pesantren, madrasah, yayasan, dan masjid ini dibayar sekali untuk pembuatannya, bertahap, dengan rincian tertulis yang bisa dibawa ke rapat pengurus. Setelah tayang, biaya rutinnya domain, dan server hanya bila lembaga memilihnya; website profil dengan formulir dan halaman donasi biasanya berjalan tanpa server bulanan. Halaman tetap tampil tanpa langganan apa pun yang harus diperpanjang.

Dukungan pascaserah terima tidak wajib; isinya perbaikan, pembaruan komponen website, dan bantuan terbatas saat diperlukan, tanpa kontrak tahunan. Berita, jadwal, galeri, dan laporan diperbarui staf atau santri yang ditunjuk lewat panel, dengan hak akses yang dibatasi per orang. Fitur tambahan di kemudian hari, misalnya subdomain per unit, pembayaran pendaftaran daring, atau versi bahasa Arab dan Inggris untuk donatur luar negeri, dikerjakan lewat layanan yang sama dengan penawaran khusus.

Siap pakai, atas nama lembaga, kode sumber bila perlu

Bawaan jasa ini adalah website siap pakai: berkas yang tayang di domain lembaga, domain dan akun atas nama lembaga, panel untuk mengubah isi, dan dokumen serah terima yang bisa diwariskan ke pengurus berikutnya. Berkasnya bisa dipindahkan ke penyedia hosting mana pun; bila suatu hari lembaga ingin berganti pengelola, akses saya dicabut dan website tetap berjalan.

Berkas proyek untuk membangun ulang dan mengubah struktur website, yang disebut kode sumber, tidak termasuk secara bawaan. Untuk lembaga ini menguntungkan: biayanya jauh lebih rendah, berita dan laporan tetap diurus pengurus lewat panel, dan dukungan saya berlaku untuk versi yang saya serahkan. Kode layak dibeli hanya bila yayasan punya tim IT sendiri atau rencana sistem besar, misalnya sistem akademik terpadu; opsi tersebut dihargai terpisah dan jauh lebih mahal, dan kadang tidak tersedia bila website memakai komponen berlisensi. Statusnya tertulis di penawaran.

Kenapa pengurus sebaiknya tidak membuat sendiri dengan AI, memakai agensi yang tidak jelas, atau template gratis hosting?

PertimbanganMembuat sendiri dengan AIAgensi yang tidak jelasTemplate gratis bawaan hostingDibuat engineer (jasa ini)
Halaman donasiAI mencampur zakat, infak, dan wakaf dalam satu tombolDisalin dari lembaga lainBlok donasi generikDipisah sesuai aturan masing-masing, dengan tempat untuk izin dan laporan
Keamanan dari judi onlineTidak ada yang memantauTidak diujiDiperbarui bersama ribuan situs lain, sering terlambatDiuji dengan alat publik, garansi pembersihan 3 bulan
Pergantian pengurusHanya satu orang yang pahamAkses di tangan agensiAkun atas nama peroranganDomain, akun, dan dokumen atas nama lembaga
Data anak di formulirDisimpan entah di manaTergantungFormulir bawaan tanpa persetujuan waliData secukupnya, dengan persetujuan wali, ke email panitia
Siapa yang bertanggung jawabPengurus, di sela mengajarTidak jelasTidak adaOrang yang sama dari awal sampai serah terima
Biaya tahunanLangganan alat AI dan builderRetainer bulananGratis sampai butuh fiturDomain, plus server bila dipilih

AI bisa membuat halaman pesantren yang tampak jadi dalam semalam, dengan tombol "donasi sekarang" yang mencampur zakat dan infak dan formulir pendaftaran tanpa persetujuan wali. Kekeliruan website buatan AI yang tidak diperiksa pernah saya tulis untuk kasus toko online. Agensi yang tidak jelas siapa pengerjanya membuat pengurus baru tidak tahu siapa yang memegang akses saat pengurus lama berganti. Template gratis hosting adalah pintu masuk judi online yang paling sering saya temukan pada situs lembaga.

Saya bukan pilihan yang tepat kalau lembaga membutuhkan sistem akademik terpadu dengan nilai, absensi, dan pembayaran SPP sejak hari pertama; untuk itu pilih penyedia sistemnya, dan website cukup menautkannya.

Siapa di balik jasa pembuatan website pesantren ini?

Jasa pembuatan website pesantren, madrasah, yayasan, dan masjid ini dikerjakan langsung oleh saya, Dicky Ibrohim, website engineer dan technical lead; profil saya ada di halaman tentang saya. Sehari-hari saya membangun website dan aplikasi, memperbaiki yang bermasalah, dan membersihkan yang kena malware, termasuk situs lembaga yang disusupi judi online, dengan ribuan kasus yang sudah ditangani. AI saya pakai untuk mempercepat bagian yang berulang, lalu saya uji sendiri hasilnya sampai formulir pendaftaran masuk ke email panitia.

Saya bukan pengurus yayasan dan bukan konsultan hukum. Status izin pengumpulan sumbangan, LAZ, dan isi program berasal dari lembaga dan disetujui pengurus; materi dari saya berlisensi, materi dari lembaga dijamin oleh lembaga.

Proses: dari profil lembaga sampai tayang

  1. Ceritakan lembaga Anda lewat formulir di beranda: jenis lembaga dan unitnya, lokasi, apakah perlu pendaftaran dan halaman donasi, dan domain yang diinginkan.
  2. Penawaran tertulis dalam satu atau dua hari kerja, memuat susunan halaman, jadwal, biaya dan tahapannya, kebutuhan server, masa garansi malware, dan cakupan dukungan; bisa dibawa ke rapat pengurus.
  3. Wawancara singkat: program, jadwal pendaftaran, peruntukan donasi dan status izinnya, dan pertanyaan yang sering masuk dari wali dan jemaah.
  4. Teks dan desain: saya susun, pengurus memeriksa dan menyetujui, terutama halaman donasi dan pendaftaran.
  5. Pratinjau di HP dan laptop: formulir pendaftaran dan tombol WhatsApp diuji sampai pesannya masuk ke email panitia.
  6. Tayang dan serah terima: akses, dokumen kepemilikan atas nama lembaga, dan panduan panel diserahkan kepada pengurus.

Yang perlu lembaga siapkan

  • Nama lembaga, akta atau izin terdaftar, nomor statistik, alamat, dan dokumen untuk domain (surat referensi pimpinan atau akta yayasan).
  • Profil pengasuh atau pengurus, program, dan jadwal.
  • Syarat dan jadwal pendaftaran, serta nomor WhatsApp dan email panitia.
  • Peruntukan donasi, rekening atas nama lembaga, kode QRIS, dan status izin pengumpulan sumbangan, LAZ, atau UPZ bila ada.
  • Foto kegiatan dan nama staf atau santri yang akan memegang panel.

Delapan pertanyaan sebelum memilih pembuat website pesantren atau yayasan

  1. Apakah halaman donasi memisahkan infak, wakaf uang, dan zakat sesuai aturannya? (Ya, dengan tempat untuk izin dan laporan.)
  2. Apakah formulir pendaftaran memuat persetujuan orang tua dan hanya meminta data secukupnya? (Ya.)
  3. Atas nama siapa domain ponpes.id atau or.id didaftarkan? (Lembaga, bukan perorangan.)
  4. Apa yang terjadi kalau website disusupi judi online? (Saya bersihkan tanpa biaya bagi lembaga selama masa garansi 3 bulan yang tercantum di bukti pembayaran.)
  5. Biaya apa saja yang berulang? (Domain, plus server bila lembaga memilihnya; dukungan tidak wajib.)
  6. Bisakah berita dan laporan diperbarui santri atau staf sendiri? (Bisa, lewat panel dengan hak akses per orang.)
  7. Apakah website bisa dipindah ke hosting lain saat pengurus berganti? (Bisa, kapan saja.)
  8. Bisakah subdomain per unit atau pembayaran daring ditambahkan nanti? (Bisa, dengan penawaran khusus.)

Langkah pertama: ceritakan lembaga Anda

Wali santri dan donatur mempercayai lembaga yang informasinya terbuka, pendaftarannya jelas, dan laporannya bisa dibaca. Website yang mengerjakan ketiganya sesuai aturan, aman dari penyusupan, dan tetap mudah diurus oleh pengurus berikutnya adalah isi jasa pembuatan website pesantren, madrasah, yayasan, dan masjid ini.

Ceritakan lembaga Anda lewat formulir di beranda atau email ke hello@dickyibrohim.com. Saya membalas dengan susunan halaman yang sesuai jenis lembaga Anda, biayanya, dan perkiraan waktu tayang sebelum musim pendaftaran.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa biaya jasa pembuatan website pesantren atau yayasan?

Biaya pembuatan dibayar sekali secara bertahap dengan rincian tertulis. Setelah tayang, biaya rutinnya domain, dan server hanya bila lembaga memilihnya; dukungan opsional. Angkanya mengikuti jumlah unit (pesantren, madrasah, masjid dalam satu yayasan), formulir pendaftaran, dan halaman donasi. Saya kirim setelah Anda menceritakan lembaga Anda lewat formulir di beranda.

Apakah masjid atau yayasan butuh izin untuk memasang rekening donasi di website?

Permensos 8/2021 mengecualikan pengumpulan di dalam tempat peribadatan dari kewajiban izin, tetapi menghitung rekening bank, layanan daring, dan media sosial sebagai cara pengumpulan yang, bila dilakukan yayasan untuk publik luas, memerlukan izin dari Menteri Sosial, gubernur, atau bupati sesuai jangkauannya. Website yang saya buat menyediakan tempat untuk nomor izin itu, dan pengurus yang memastikan statusnya; saya bukan konsultan hukum.

Apa beda infak, wakaf uang, dan zakat di halaman donasi?

Infak dan sedekah masuk rezim pengumpulan sumbangan. Wakaf uang menurut UU 41/2004 disetorkan lewat lembaga keuangan syariah penerima wakaf uang dan diterbitkan sertifikatnya. Zakat menurut UU 23/2011 hanya boleh dikelola BAZNAS, LAZ berizin, atau unit pengumpul zakat. Halaman donasi yang saya buat memisahkan ketiganya supaya lembaga tidak menerima dana dalam rezim yang bukan haknya.

Bolehkah pesantren menerima zakat lewat website?

Hanya bila pesantren atau yayasan berstatus LAZ berizin atau unit pengumpul zakat di bawah BAZNAS; UU 23/2011 melarang bertindak sebagai amil tanpa izin. Tanpa status itu, halaman donasi memuat infak, sedekah, dan wakaf saja, dan zakat diarahkan ke lembaga yang berwenang.

Haruskah laporan donasi dipublikasikan di website?

Permensos 8/2021 mewajibkan penyelenggara pengumpulan sumbangan berizin melaporkan hasil dan penyalurannya, dan Permensos 8/2024 meminta pemohon menampilkan profil kelembagaan di laman publikasi. Terlepas dari kewajiban, laporan yang terbuka di website adalah alasan paling kuat donatur memberi lagi. Panel memungkinkan pengurus memperbaruinya sendiri.

Bagaimana pendaftaran santri lewat website?

Calon wali mengisi formulir berisi data santri dan orang tua secukupnya, dengan centang persetujuan orang tua, lalu isian masuk ke email panitia dan panitia melanjutkan lewat WhatsApp. Data anak adalah data yang pemrosesannya wajib dengan persetujuan orang tua menurut UU 27/2022, dan formulir dirancang untuk itu.

Domain mana yang tepat: ponpes.id, sch.id, atau or.id?

Pesantren memakai ponpes.id, madrasah dan sekolah memakai sch.id, yayasan dan masjid memakai or.id. Masing-masing memerlukan dokumen lembaga, misalnya surat referensi pimpinan atau akta yayasan, dan saya membantu pengurusannya atas nama lembaga.

Apakah website bisa dibuat untuk satu yayasan yang menaungi pesantren, madrasah, dan masjid?

Bisa. Satu website dengan bagian untuk tiap unit, atau satu domain yayasan dengan subdomain per unit, mengikuti cara yayasan mengelolanya.

Apakah saya menerima kode sumbernya?

Bawaannya website siap pakai: berkas yang tayang di domain lembaga, bisa dipindah ke hosting mana pun, dengan akses dan dokumen serah terima. Kode sumber adalah opsi terpisah dengan biaya sendiri dan tidak selalu tersedia; statusnya tertulis di penawaran.

Bagaimana kalau website kena malware atau disusupi judi online?

Website disertai garansi pembersihan malware gratis 3 bulan sejak tayang, sesuai yang tercantum di bukti pembayaran; paket lain memberi 1 sampai 6 bulan. Garansi berupa jasa pembersihan, bukan ganti rugi; cakupan dan pengecualiannya ada di halaman ketentuan.

Diperbarui

Ketentuan pengumpulan sumbangan, wakaf uang, zakat, pendaftaran pesantren, pelindungan data anak, dan kasus peretasan situs lembaga diperiksa terhadap naskah peraturan dan pemberitaan yang tertaut di daftar sumber pada 16 Oktober 2026. Angka kecepatan dan keamanan diukur langsung pada 12 Oktober 2026 dengan securityheaders.com, Mozilla HTTP Observatory, dan Lighthouse.

Sumber dan dokumentasi

Laporkan koreksi atau informasi yang sudah berubah

Selesai membaca. Kembali ke atas
Semua catatan
  1. 01

    Jasa Pembuatan Website Sekolah: Aman dari Malware, Kuat Saat SPMB, Mudah Dipakai Orang Tua

    Jasa pembuatan website sekolah: aman dari malware, kuat saat SPMB, cepat di HP, mudah diubah sendiri, biaya rutin kecil, garansi bersih malware 1-6 bulan.

    Baca catatan
  2. 02

    Jasa Pembuatan Website Company Profile Terbaik: Aman, Cepat, dan Sepenuhnya Milik Anda

    Jasa pembuatan website company profile terbaik dari website engineer: aman (A+), cepat di HP, siap SEO dan AI, domain atas nama Anda, biaya tahunan kecil.

    Baca catatan
  3. 03

    Jasa Malware Removal Website: Bersih dari Sumbernya, Hasilnya Bisa Anda Periksa Sendiri

    Jasa malware removal website WordPress, WooCommerce, dan VPS: satu instalasi, estimasi 2 sampai 7 hari kerja, garansi tertulis, hasil bisa Anda cek sendiri.

    Baca catatan