Jasa pembuatan website organisasi ini membuat website untuk ormas, LSM, komunitas, perkumpulan, asosiasi profesi, dan ikatan alumni. Website memuat profil, status hukum yang bisa dicek, program, agenda, pendaftaran anggota, dan laporan untuk publik, sedangkan halaman donasi dipasang bila izinnya ada. Akun dan domainnya atas nama organisasi, sehingga tetap terurus saat pengurus berganti. Yang membangunnya saya sendiri, website engineer dan technical lead.
Ringkasnya
- Halaman legalitas yang jujur: perkumpulan atau yayasan berbadan hukum, ormas dengan SKT, atau komunitas yang belum berbadan hukum.
- Halaman transparansi berkala untuk iuran, sumbangan, dan laporan tahunan.
- Formulir keanggotaan yang meminta data seperlunya, dengan persetujuan yang menyebut tujuan dan lama penyimpanan.
- Arsip kegiatan per agenda yang sekaligus menjadi bahan laporan organisasi.
- Struktur yang memenuhi kebijakan website Google Ad Grants, bila organisasi memenuhi syaratnya.
- Pembuatan dibayar sekali, biaya rutin domain dan server bila dipilih, dan pembersihan malware gratis 3 bulan. Mulai dari formulir di beranda.
Organisasi dinilai dari apa yang bisa diperiksa
Indonesia dinobatkan sebagai negara paling dermawan dalam World Giving Index 2024 untuk ketujuh kalinya berturut-turut, menurut Antara. Dalam laporan 2025 yang memakai metode baru, peringkat Indonesia menjadi 21 dari 101 negara, dan PIRAC menyebut kepercayaan publik pada lembaga amal sebagai faktor kunci, seperti dilaporkan Antara.
Jumlah organisasinya pun banyak. Di Jakarta saja, Badan Kesbangpol menyebut jumlah ormas lebih dari 32 ribu, meski tidak semuanya melapor resmi. Calon anggota, donatur, mitra, dan media membedakan organisasi lewat hal yang bisa mereka periksa: status hukum, pengurus, kegiatan nyata, dan laporan keuangannya.
Status hukum yang ditulis apa adanya
UU 17/2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, yang diubah dengan UU 16/2017, mengenal ormas berbadan hukum dan tidak berbadan hukum. Ormas berbadan hukum berbentuk perkumpulan, yang berbasis anggota, atau yayasan, yang tidak punya anggota, dan Pasal 15 ayat 3 menyebutnya tidak memerlukan surat keterangan terdaftar. Ormas tidak berbadan hukum didaftarkan dengan SKT, yang menurut Permendagri 57/2017 berlaku lima tahun.
Komunitas yang belum terdaftar juga sah berkegiatan selama tidak melanggar hukum, seperti dijelaskan Hukumonline tentang putusan Mahkamah Konstitusi soal pendaftaran ormas. Bedanya, organisasi tak terdaftar tidak mendapat layanan dari pemerintah.
Website organisasi yang saya buat menulis status itu apa adanya. Perkumpulan dan yayasan mencantumkan nomor SK pengesahan dan menautkan pencarian profil perkumpulan di AHU atau pencarian yayasan. Ormas ber-SKT mencantumkan nomor dan masa berlakunya. Komunitas yang belum berbadan hukum cukup menulis demikian, tanpa perlu malu, karena kejujuran itu sendiri membangun kepercayaan.
Transparansi: laporan yang bisa dibaca publik
Pasal 21 UU 17/2013 mewajibkan ormas mengelola keuangan secara transparan dan akuntabel. Pasal 38 ayat 2 lebih tegas lagi: ormas yang menghimpun sumbangan masyarakat wajib mengumumkan laporan keuangan kepada publik secara berkala.
Untuk yayasan, UU 28/2004 Pasal 52 mewajibkan ikhtisar laporan tahunan diumumkan di papan pengumuman kantor. Yayasan yang menerima bantuan Rp500 juta atau lebih setahun, atau berkekayaan Rp20 miliar atau lebih, wajib mengaudit laporannya ke akuntan publik dan mengumumkan ikhtisarnya di surat kabar.
Halaman transparansi di website menampilkan ringkasan iuran dan sumbangan per periode, ikhtisar laporan tahunan, dan berkas laporan lengkap untuk diunduh. Ringkasannya ditulis sebagai teks di halaman, bukan hanya berkas PDF, agar mudah dibaca dari HP dan bisa ditemukan mesin pencari. Pengurus bendahara memperbaruinya sendiri lewat panel.
Donasi publik: izin dulu, baru tombol donasi
Mengumpulkan uang dari masyarakat luas memerlukan izin pengumpulan uang atau barang (PUB). Permensos 8/2021, yang diubah dengan Permensos 8/2024, menetapkan izin itu diajukan organisasi berbadan hukum, dan cara pengumpulannya boleh lewat layanan daring. Laporan penyelenggaraannya wajib disampaikan paling lambat 30 hari setelah selesai, dengan audit akuntan publik bila hasilnya lebih dari Rp500 juta.
Karena itu nomor izin PUB dan masa berlakunya dipasang di website sebelum rekening atau tombol donasi. Komunitas yang belum berbadan hukum sebaiknya membatasi diri pada iuran anggota, bukan penggalangan dana terbuka. Untuk lembaga keagamaan yang juga mengelola zakat dan wakaf, aturannya berbeda, dan saya bahas di artikel website pesantren dan yayasan.
Susunan pengurus dan logo: izin dan kemiripan
Banyak organisasi mencantumkan tokoh atau pejabat sebagai pembina atau penasihat. Permendagri 57/2017 Pasal 11 ayat 2 meminta persetujuan dari pejabat atau tokoh yang namanya tercantum dalam kepengurusan, jadi website hanya menampilkan nama yang sudah memberi persetujuan tertulis.
Logo juga perlu diperiksa sebelum dipasang besar di halaman depan. UU 24/2009 Pasal 57 huruf c melarang lambang perkumpulan atau organisasi yang sama atau menyerupai Garuda Pancasila. UU 16/2017 Pasal 59 ayat 1 melarang ormas memakai nama, lambang, atau atribut yang sama dengan lembaga pemerintahan, atau yang mirip pada pokoknya dengan ormas lain maupun partai politik.
Halaman pengurus dibuat per periode, sehingga susunan lama tersimpan sebagai arsip saat musyawarah memilih pengurus baru. Akun website dan email pengelola memakai alamat organisasi, bukan email pribadi ketua.
Agenda dan arsip kegiatan yang sekaligus menjadi laporan
Setiap kegiatan mendapat catatan sendiri: nama dan jenis kegiatan, tempat, tanggal, foto, dan ringkasan hasilnya. Arsip ini berguna untuk anggota yang tidak sempat hadir dan untuk calon mitra yang ingin melihat rekam jejak. Bagi ormas ber-SKT, Permendagri 57/2017 Pasal 39 dan 40 mewajibkan laporan kegiatan tiap enam bulan lewat SIORMAS, dan arsip di website memudahkan menyusunnya.
Perlu diketahui, hasil pencarian Google dengan tampilan acara khusus belum tersedia untuk Indonesia. Nilai halaman agenda datang dari isinya sendiri, yang bisa ditemukan di Google dan dikutip jawaban AI seperti AI Overviews, ChatGPT, dan Perplexity.
Keanggotaan: formulir seperlunya dan persetujuan yang jelas
UU 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi berlaku untuk organisasi berbadan hukum maupun tidak, jadi komunitas kecil pun ikut terikat. Pasal 21 meminta pemberitahuan tentang tujuan, jenis data, dan lama penyimpanan bila pemrosesan memakai persetujuan. Pasal 46 mewajibkan pemberitahuan tertulis paling lambat 3 kali 24 jam bila terjadi kebocoran.
Semakin sedikit data yang dikumpulkan, semakin kecil risikonya. Formulir anggota di website yang saya buat menanyakan nama, kontak, kota, dan angkatan atau profesi, lalu menampilkan kotak persetujuan yang menjelaskan untuk apa datanya dipakai. Unggahan KTP dan riwayat kesehatan tidak diminta. Calon anggota di bawah 18 tahun memerlukan persetujuan orang tua sesuai Pasal 25.
Direktori anggota atau alumni yang terbuka untuk publik hanya memuat nama yang setuju ditampilkan, tanpa nomor HP dan alamat rumah. Iuran dibayar lewat transfer ke rekening organisasi. Sistem keanggotaan dengan login dan tagihan iuran otomatis baru layak bila sudah ada minimal satu admin dan pengelolaan lewat chat tidak lagi cukup. Biayanya jauh lebih besar, jadi jangan terburu-buru; pertimbangan serupa saya tulis di artikel toko online katalog dengan order via WhatsApp.
Google for Nonprofits dan Ad Grants
Di Indonesia, Google for Nonprofits terbuka untuk yayasan dan perkumpulan berbadan hukum serta ormas yang terdaftar di Kemendagri atau pemerintah daerah. Anggotanya bisa mengajukan Google Ad Grants, yaitu kredit iklan untuk organisasi nirlaba. Kebijakan website Ad Grants meminta domain milik organisasi, seluruh halaman memakai HTTPS, misi yang jelas, konten orisinal, alamat dan nomor registrasi atau laporan tahunan, serta tanpa iklan AdSense.
Website organisasi yang saya buat disusun dengan halaman beranda, tentang, misi, program, dan kontak dalam bentuk teks, bukan bergantung pada PDF. Persetujuan Ad Grants tetap keputusan Google, jadi saya tidak menjanjikannya.
Domain .or.id, Google Maps, dan kecepatan
Domain .or.id bisa didaftarkan dengan akta notaris atau surat keterangan dari organisasi sendiri ditambah KTP pengurus, menurut PANDI, jadi komunitas tanpa akta pun bisa memakainya. Domain sendiri lebih dipercaya daripada subdomain gratis atau tautan di bio media sosial.
Google Business Profile hanya untuk tempat yang bisa dikunjungi, dengan papan nama dan petugas pada jam buka. Organisasi yang punya sekretariat seperti itu bisa membuat profil dan memasang postingan acara; komunitas tanpa sekretariat sebaiknya tidak. Website juga ditargetkan lolos Core Web Vitals, dan situs ini meraih skor Lighthouse mobile 94 pada 12 Oktober 2026 dengan pendekatan yang sama.
Pelacakan, bila organisasi beriklan
Organisasi yang memakai Ad Grants atau iklan berbayar bisa mengukur pendaftaran anggota yang terkirim, tombol WhatsApp yang ditekan, atau klik ke halaman donasi. Tag berasal dari akun iklan organisasi dan baru aktif setelah pengunjung setuju. Tanpa iklan, tidak ada pelacak.
Keamanan website organisasi, dan malware dibersihkan gratis 3 bulan
Website organisasi yang disusupi bisa menampilkan halaman judi online atau tautan penipuan donasi atas nama organisasi, dan dampaknya langsung pada kepercayaan anggota. Website yang saya buat diamankan dengan standar situs ini, yang memperoleh nilai A+ di securityheaders.com dan Mozilla HTTP Observatory pada 12 Oktober 2026. Hasil itu bisa diuji ulang siapa saja, sedangkan rincian pengamanannya tidak saya muat di halaman publik.
Dalam 3 bulan setelah website tayang, malware yang menyusup saya bersihkan tanpa biaya. Masa itu tertulis di bukti pembayaran, dan paket lain memberi 1 sampai 6 bulan. Pekerjaannya mencakup menghapus kode berbahaya, mengembalikan berkas dari cadangan, dan menutup celah pada website yang saya serahkan. Garansinya berbentuk layanan pembersihan, tidak berupa ganti rugi.
Selepas masa garansi, pembersihan menjadi pekerjaan baru, dan kasus berat bisa berbiaya puluhan juta rupiah. Garansi tidak menanggung kata sandi yang dibagikan antarpengurus, perangkat yang terinfeksi, perubahan oleh pihak lain, gangguan di penyedia server atau domain, dan komponen usang setelah garansi lewat tanpa perpanjangan. Rinciannya di halaman ketentuan. Garansi ini bisa saya berikan karena membersihkan website yang terkena malware adalah pekerjaan rutin saya.
Biaya: sekali bayar, ringan untuk kas organisasi
Website organisasi dibayar sekali untuk pembuatannya, dalam beberapa tahap, dengan rincian tertulis yang bisa dibawa ke rapat pengurus. Setelah tayang, biaya rutinnya domain, ditambah server bila dipilih; website profil dan agenda umumnya tidak memerlukan server bulanan.
Dukungan setelah serah terima tidak wajib. Agenda, pengurus, dan laporan diperbarui sendiri lewat panel. Bila nanti perlu versi bahasa Inggris untuk mitra internasional atau halaman per cabang daerah, tambahannya dikerjakan dengan penawaran khusus.
Siap pakai atas nama organisasi; kode sumber bila perlu
Organisasi menerima website siap pakai: berkas yang tayang di domain organisasi, domain dan akun atas nama organisasi, panel pengelolaan, dan dokumen serah terima. Website bisa dipindahkan ke penyedia hosting lain kapan pun pengurus memutuskan. Bila pengelolaan berpindah, akses saya dicabut dan website tetap berjalan.
Kode sumber, yaitu berkas proyek untuk membangun ulang website dari dasar, tidak masuk paket bawaan. Bagi organisasi, ini menekan biaya, karena isi tetap diubah lewat panel dan dukungan saya berlaku pada versi yang diserahkan. Kode sumber berguna bila organisasi punya relawan pengembang atau berencana membangun sistem keanggotaan sendiri. Opsi ini dihargai terpisah dan jauh lebih mahal, dan kadang tidak bisa diberikan karena ada komponen berlisensi.
Pengurus memilih: AI sendiri, agensi tak jelas, template gratis, atau engineer?
| Pertimbangan | Membuat sendiri dengan AI | Agensi yang tidak jelas | Template gratis bawaan hosting | Dibuat engineer (jasa ini) |
|---|---|---|---|---|
| Legalitas | "Organisasi resmi" tanpa nomor | Tidak dibahas | Tidak ada | Nomor SK atau SKT, tautan pencarian AHU |
| Donasi | Tombol donasi tanpa izin | Kadang dipasang begitu saja | Tombol donasi bawaan | Dipasang setelah izin PUB, dengan nomornya |
| Data anggota | Formulir minta KTP | Tergantung | Formulir bawaan | Data seperlunya, persetujuan yang jelas |
| Pergantian pengurus | Akun di email pribadi | Domain atas nama agensi | Akun pribadi | Akun organisasi, arsip per periode |
| Keamanan | Tidak ada yang mengawasi | Tidak diuji | Diperbarui bersama ribuan situs | Diuji alat publik, pembersihan 3 bulan gratis |
| Biaya tahunan | Langganan alat AI dan builder | Retainer bulanan | Gratis sampai butuh fitur | Domain, plus server bila dipilih |
AI bisa menyusun website organisasi dalam sejam, tetapi cenderung menambahkan klaim "resmi", nama tokoh, atau tombol donasi tanpa memeriksa izinnya. Kesalahan semacam itu pernah saya urai dalam kasus toko online yang dibuat sepenuhnya oleh AI. Agensi yang tidak jelas sering mendaftarkan domain atas nama mereka, sehingga organisasi kehilangan alamatnya saat kerja sama berhenti. Template gratis cukup untuk satu halaman, tetapi tidak dirancang untuk arsip pengurus, transparansi, dan keanggotaan.
Siapa di balik jasa pembuatan website organisasi ini?
Jasa pembuatan website organisasi ini saya kerjakan sendiri. Saya Dicky Ibrohim, website engineer dan technical lead, dan latar kerja saya tercantum di halaman tentang saya. Saya membangun website dan aplikasi, memperbaiki yang bermasalah, serta membersihkan yang disusupi malware, dengan ribuan kasus yang sudah saya tangani. AI membantu bagian yang berulang, dan hasilnya saya uji sendiri, termasuk mengirim formulir anggota sampai masuk ke email sekretariat.
Saya bukan konsultan hukum organisasi atau akuntan. Status hukum, susunan pengurus, laporan keuangan, dan izin PUB berasal dari organisasi; materi dari saya berlisensi, sedangkan foto dan teks dari organisasi dijamin oleh organisasi.
Proses: dari rapat pengurus sampai tayang
- Ceritakan organisasi Anda lewat formulir di beranda: jenis organisasi, status hukumnya, dan apa yang ingin dicapai lewat website.
- Penawaran tertulis saya kirim dalam satu atau dua hari kerja, memuat daftar halaman, jadwal, biaya per tahap, kebutuhan server, masa garansi malware, dan cakupan dukungan.
- Wawancara singkat dengan sekretaris atau humas tentang program, kegiatan, keanggotaan, dan laporan yang perlu tampil.
- Teks dan desain saya susun, lalu pengurus memeriksa, terutama halaman legalitas dan susunan pengurus.
- Uji di HP dan laptop: formulir anggota, kotak persetujuan, dan tombol WhatsApp dicoba sampai pesannya masuk.
- Tayang, lalu akses, dokumen kepemilikan, dan panduan untuk pengurus berikutnya saya serahkan.
Yang perlu organisasi siapkan
- Nama resmi, status hukum, nomor SK pengesahan atau SKT, dan alamat sekretariat.
- Visi, misi, program kerja, dan susunan pengurus periode berjalan.
- Persetujuan tertulis dari pembina atau penasihat yang namanya ditampilkan.
- Daftar kegiatan dengan foto, serta laporan tahunan atau ringkasan keuangan bila ada.
- Nomor izin PUB bila ingin membuka donasi, dan email serta nomor WhatsApp organisasi.
Delapan pertanyaan sebelum memilih pembuat website organisasi
- Atas nama siapa domain dan akunnya? (Organisasi, bukan pengurus perorangan.)
- Apakah status hukum ditulis dengan nomornya? (Ya, beserta tautan pencarian resmi bila ada.)
- Bolehkah langsung memasang tombol donasi? (Setelah izin PUB terbit.)
- Apa yang ditanyakan formulir anggota? (Nama, kontak, kota, dan angkatan atau profesi.)
- Apa yang terjadi saat pengurus berganti? (Susunan lama diarsipkan, akun tetap milik organisasi.)
- Bagaimana bila website disusupi malware? (Dibersihkan gratis dalam 3 bulan setelah tayang, sesuai bukti pembayaran.)
- Biaya apa yang rutin? (Domain, dan server hanya bila dipilih.)
- Bisakah sistem keanggotaan dengan login ditambah nanti? (Bisa, dengan penawaran khusus.)
Langkah pertama: ceritakan organisasi Anda
Anggota, donatur, dan mitra mempercayai organisasi yang status hukumnya jelas, pengurusnya nyata, kegiatannya tercatat, dan laporannya terbuka. Website yang memuat semua itu atas nama organisasi adalah isi jasa pembuatan website organisasi ini.
Ceritakan organisasi Anda lewat formulir di beranda, atau kirim email ke hello@dickyibrohim.com. Balasan saya berisi usulan halaman, rincian biaya per tahap, dan perkiraan waktu tayang.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa biaya jasa pembuatan website organisasi?
Pembuatannya dibayar sekali, bertahap, dengan rincian tertulis yang bisa dibawa ke rapat pengurus. Yang rutin hanya domain, ditambah server bila dipilih. Angkanya bergantung pada jumlah halaman dan fitur keanggotaan; saya kirim setelah Anda mengisi formulir di beranda.
Apa beda ormas, perkumpulan, dan yayasan?
Perkumpulan dan yayasan adalah bentuk ormas berbadan hukum: perkumpulan berbasis anggota, yayasan tidak punya anggota. Ormas yang tidak berbadan hukum didaftarkan dengan surat keterangan terdaftar (SKT).
Apakah komunitas harus berbadan hukum untuk punya website?
Tidak. Komunitas bisa punya website dan domain .or.id dengan surat keterangan organisasi. Yang perlu dijaga adalah menulis statusnya apa adanya dan tidak membuka donasi publik tanpa izin.
Apakah ormas wajib punya SKT?
Ormas berbadan hukum tidak memerlukan SKT. Ormas tanpa badan hukum yang tidak terdaftar tetap boleh berkegiatan selama tidak melanggar hukum, tetapi tidak mendapat layanan dari pemerintah.
Bolehkah komunitas membuka donasi lewat website?
Pengumpulan uang dari masyarakat luas memerlukan izin PUB, yang diajukan organisasi berbadan hukum. Komunitas tanpa badan hukum sebaiknya membatasi diri pada iuran anggota.
Bagaimana menampilkan laporan keuangan organisasi?
Di halaman transparansi, berupa ringkasan teks per periode untuk iuran dan sumbangan, ditambah berkas laporan lengkap yang bisa diunduh. Ormas yang menghimpun sumbangan masyarakat wajib mengumumkannya secara berkala.
Amankah formulir pendaftaran anggota online?
Aman bila datanya seperlunya: nama, kontak, kota, dan angkatan atau profesi, dengan persetujuan yang menyebut tujuan dan lama penyimpanan. Unggahan KTP dan data kesehatan tidak diminta.
Apakah website bisa dipakai untuk Google Ad Grants?
Website disusun mengikuti kebijakan website Ad Grants, misalnya domain milik organisasi, HTTPS, misi yang jelas, dan halaman program serta kontak. Kelayakan dan persetujuannya tetap diputuskan Google.
Apakah organisasi menerima kode sumbernya?
Yang diserahkan adalah website siap pakai di domain organisasi, dengan panel dan panduan pengurus, yang bisa dipindah ke hosting mana pun. Kode sumber adalah opsi terpisah yang lebih mahal dan tidak selalu tersedia; statusnya ditulis di penawaran.
Bagaimana kalau website organisasi kena malware?
Dalam 3 bulan setelah tayang, sesuai catatan di bukti pembayaran, pembersihannya gratis; paket lain memberi 1 sampai 6 bulan. Bentuknya jasa pembersihan, bukan ganti rugi; rinciannya di halaman ketentuan.